• Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Life Style
  • Entertaiment
Salingka News
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Life Style
  • Entertaiment
No Result
View All Result
  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Life Style
  • Entertaiment
No Result
View All Result
Salingka News
No Result
View All Result

Fraksi PDIP-PKB Kritik Ketergantungan Fiskal Sumbar pada Dana Pusat

Senin, 07/9/26 | 10:31 WIB
in Berita
1
Fraksi PDIP-PKB Kritik Ketergantungan Fiskal Sumbar pada Dana Pusat

PADANG — Fraksi PDI Perjuangan-PKB DPRD Sumatera Barat menilai perubahan APBD 2026 belum menunjukkan langkah kuat pemerintah daerah untuk memperbesar kemandirian fiskal. Ketergantungan terhadap transfer pemerintah pusat justru masih menjadi penopang utama pendapatan daerah.

Sorotan itu disampaikan Anggota DPRD Sumbar, Varel Oriano, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan-PKB terhadap Ranperda Perubahan APBD Sumbar 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Sumbar, Senin (7/9/2026).

Menurut Varel, struktur pendapatan dalam perubahan APBD tersebut memperlihatkan persoalan mendasar. Pendapatan transfer dari pemerintah pusat tercatat meningkat sekitar 19,64 persen, sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru turun sekitar 8,73 persen.

Bagi fraksi, kondisi itu bukan sekadar persoalan pergeseran angka dalam dokumen anggaran. Penurunan PAD di tengah meningkatnya transfer pusat dinilai menjadi sinyal bahwa kemampuan Sumbar membiayai kebutuhan pembangunan dari sumber pendapatan sendiri masih terbatas.

“Kalau kenaikan pendapatan daerah lebih banyak ditopang transfer dari pusat, berarti pekerjaan rumah kita untuk memperkuat kemandirian fiskal masih besar,” ujar Varel.

Ia menegaskan, perubahan APBD seharusnya tidak berhenti pada penyesuaian angka pendapatan dan belanja. Kebijakan anggaran harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi penggerak pemulihan ekonomi daerah.

Karena itu, Fraksi PDI Perjuangan-PKB meminta Pemprov Sumbar menjelaskan secara terbuka dasar penyusunan target pendapatan dalam Perubahan APBD 2026. Pemerintah daerah juga didorong mengevaluasi kembali metode penetapan target agar tidak sekadar menghasilkan angka yang terlihat optimistis, tetapi benar-benar memiliki dasar perhitungan yang terukur dan realistis.

Varel juga meminta Pemprov Sumbar lebih agresif menggali potensi PAD. Menurutnya, masih banyak sumber ekonomi daerah yang dapat dioptimalkan tanpa membebani masyarakat, sepanjang pengelolaannya dilakukan secara profesional, transparan, dan tidak mengabaikan aspek pelayanan publik.

“Jangan sampai kita hanya menunggu kebijakan transfer dari pusat. Pemerintah daerah harus punya strategi yang jelas untuk memperluas dan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan sendiri,” katanya.

Selain persoalan fiskal, Fraksi PDI Perjuangan-PKB menyoroti rencana pengambilalihan pengelolaan retribusi wisata selancar atau surfing yang selama ini menjadi objek pungutan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Fraksi mempertanyakan kebijakan tersebut apabila hanya berujung pada perpindahan sumber penerimaan dari kabupaten ke provinsi tanpa diikuti peningkatan pembangunan dan pelayanan pariwisata di Mentawai.

Varel menilai, pengelolaan potensi wisata harus dilihat secara utuh. Pemerintah tidak cukup hanya menghitung berapa besar penerimaan yang dapat masuk ke kas daerah, tetapi juga harus memastikan masyarakat di daerah penghasil mendapatkan manfaat yang sepadan.

“Jangan sampai yang berpindah hanya kewenangan memungut retribusi, sementara pembangunan infrastruktur, fasilitas wisata, pelayanan dan manfaat ekonomi bagi masyarakat Mentawai tidak mengalami perubahan,” tegasnya.

Previous Post

Belanja Naik Rp570 Miliar, Pendapatan Hanya Bertambah Rp315 Miliar: DPRD Sumbar Soroti Defisit APBD Perubahan 2026

Next Post

Kerapu Sumbar Dilirik Pasar Ekspor, Pembudidaya Dihadapkan Kematian hingga 50 Persen

Salingka News

Next Post
Kerapu Sumbar Dilirik Pasar Ekspor, Pembudidaya Dihadapkan Kematian hingga 50 Persen

Kerapu Sumbar Dilirik Pasar Ekspor, Pembudidaya Dihadapkan Kematian hingga 50 Persen

Comments 1

  1. Audie Fiorito says:
    1 hari ago

    Wow, wonderful blog layout! How long have you been blogging for? you make blogging look easy. The overall look of your site is great, let alone the content!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kiante

The stars will never align, and the traffic lights of life will never all be green at the same time.The stars will never align.

Email : info@example.com
Phone : 00249 123 333 7199

Categories

  • Berita
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertaiment
  • Hukum & Kriminal
  • Kesehatan
  • Life Style
  • Lifestyle
  • News
  • Olahraga
  • Pariwara
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Uncategorized

Quick Links

Browse by Tag

Afrizal Arkadius Atlet Bantuan hibah Bimtek BK DPRD Sumbar Cara Tidur Desrio Putra DPRD DPRD Jambi DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan DPRD Kota Padang Sidempuan DPRD Pasaman Barat DPRD SUMBAR DPRD SUMBVAR Drainase Ekonomi Guru Guru Honorer Haji 2023 Hidayat IPSI Sumbar Irigasi K-Drama K-Pop Kunjungan Kunjungan kerja Nurfirman Wansyah Nurnas Pasaman Barat Payakumbuh Pemkot Padang Pemprov Sumbar Pertukaran Pelajar Program Reses Safari Ramadan Shokaido SMA 1 Payakumbuh Solok Selatan Stunting Supardi Syamsul Bahri Tanah datar Zulkenedi Said

Entertainment

  • Pendidikan
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Life Style
  • Entertaiment

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • About
  • Blog
  • Contact
  • Forum
  • Home
  • Home Eight
  • Home Five
  • Home Four
  • Home Nine
  • Home One
  • Home Seven
  • Home Six
  • Home Ten
  • Home Three
  • Home Two
  • Landing
  • Sample Page
  • Team

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.